Kecamatan Tamalanrea memiliki luas wilayah sekitar 38,83 km² dan berkembang sebagai kawasan pendidikan, permukiman, serta pusat pengembangan wilayah timur Kota Makassar. Empat kelurahan yang menjadi kawasan pencegahan kumuh adalah Kapasa, Kapasa Raya, Buntusu, dan Parang Loe. Sebanyak 19.430 bangunan telah terinventarisasi dengan 16.195 bangunan hunian. Kawasan permukiman mencakup sekitar 169,73 hektare, menunjukkan perkembangan kawasan yang cukup pesat sehingga memerlukan pengendalian pembangunan dan peningkatan infrastruktur. Masih terdapat 343 unit RTLH, sehingga program pencegahan difokuskan pada peningkatan kualitas permukiman, rehabilitasi rumah, penyediaan prasarana dasar, dan penguatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan.